Wednesday, 3 September 2014

DHCP


             Dynamic Host Configuration Protocol adalah protokol yang berbasis arsitektur client/server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam satu jaringan. Sebuah jaringan lokal yang tidak menggunakan DHCP harus memberikan alamat IP kepada semua komputer secara manual. Jika DHCP dipasang di jaringan lokal, maka semua komputer yang tersambung di jaringan akan mendapatkan alamat IP secara otomatis dari server DHCP. Selain alamat IP, banyak parameter jaringan yang dapat diberikan oleh DHCP, seperti default gateway dan DNS server.
Read More....

CRC


Hasil gambar untuk cyclic redundancy check

                 CRC (Cyclic Redundancy Check) adalah algoritma untuk memastikan integritas data dan mengecek kesalahan pada data yang akan ditransmisikan atau disimpan. data yang hendak ditransmisikan atau disimpan ke media penyimpanan rentan sekali mengalami kesalahan. CRC bekerja secara sederhana, yakni dengan menggunakan perhitungan matematika terhadap bilangan yang dibuat berdasarkan total bit yang hendak ditransmisikan atau yang hendak disimpan.

Memiliki Fungsi :

CRC Dirancang untuk melindungi dari kesalahan pada jalur komunikasi, di mana mereka dapat memberikan jaminan cepat dan wajar dari integritas dari pesan yang disampaikan. Namun, mereka tidak cocok untuk melindungi terhadap perubahan yang disengaja.

Dapat juga dijabarkan seperti :


  1. Ada atau tidaknya otentikasi, penyerangan dapat mengedit pesan dan menghitung CRC tanpa substitusi terdeteksi. CRC data dan fungsi bash kriptografi sendiri tidak melindungi terhadap modifikasi disengaja data. Untuk sebuah aplikasi yang membutuhkan perlindungan atau keamanan terhadap serangan tersebut harus menggunakan mekanisme otentikasi kriptografi, seperti Kode otentikasi pesan (yang umumnya didasarkan pada bash kriptografi fungsi). Fungsi bash Kriptografis adalah fungsi bash yang memiliki beberapa sifat keamanan tambahan sehingga dapat dipakai untuk keamanan data. Umumnya digunakan untuk keperluan autentikasi dan integritas data.
  2. Tidak seperti Bash Kriptografi fungsi. CRC adalah fungsi mudah reversible (dikembalikan ke tingkat keadaannya yang mula-mula dengan cara membalikkan arah proses) yang membuatnya cocok untuk digunakan dalam program digital.
Read More....

ASCII

Posted by : Unknown
0 comments

ASCII
Kode Standar Amerika untuk Pertukaran Informasi atau ASCII (American Standard Code for Information Interchange) merupakan suatu standar internasional dalam kode huruf dan simbol seperti Hex dan Unicode tetapi ASCII lebih bersifat universal, contohnya 124 adalah untuk karakter "|". Ia selalu digunakan oleh Komputer dan alat komunikasi lain untuk menunjukkan teks. Kode ASCII sebenarnya memiliki komposisi bilangan biner sebanyak 7 bit. Namun, ASCII disimpan sebagai sandi 8 bit dengan menambakan satu angka 0 sebagai bit significant paling tinggi. Bit tambahan ini sering digunakan untuk uji prioritas. Karakter control pada ASCII dibedakan menjadi 5 kelompok sesuai dengan penggunaan yaitu berturut-turut meliputi logical communication, Device control, Information separator, Code extention, dan physical communication. Code ASCII ini banyak dijumpai pada papan ketik (keyboard) computer atau instrument-instrument digital.
Read More....

Copyright © 2012 Nawastara-TKJ1 | Another Theme | Designed by Johanes DJ